Tanah Bumbu, 10 Oktober 2022 – Seiring dengan semakin tingginya antusias petani peternak dan perusahaan sawit di Kalimantan Selatan untuk mengimplementasikan SISKA KUINTIP, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH RI) bersama SISKA Supporting Program melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penandaan dan Pendataan Ternak secara digital berbasis aplikasi memberikan gambaran data populasi ternak yang nyata secara real time sekaligus kegiatan identifikasi kebutuhan dukungan mitigasi wabah penyakit di klaster SISKA KUINTIP.
Penandaan dan Pendataan Ternak menggunakan barcode dan aplikasi identik PKH ini berfungsi untuk pendataan riwayat ternak berdasarkan kepemilikan guna menghasilkan data populasi yang nyata secara real time dan dapat dipantau langsung persebarannya oleh pemerintah pusat. Hal ini juga menjadi komitmen dari Disbunnak Kalsel sebagai pusat informasi SISKA KU INTIP.
Dihadiri oleh perwakilan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Bidang Perbibitan dan Produksi Ternak (Bitpro DPKH), PERURI, BPTU-HPT, dan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, kegiatan sosialisasi penandaan dan pendataan ternak ini diikuti oleh peserta dari perusahaan dan klaster yang telah mengimplementasikan SISKA KUINTIP.
Selain itu, kegiatan identifikasi kebutuhan dukungan mitigasi wabah penyakit juga dilakukan sebagai sarana pengecekan dan monitoring kesehatan dan kondisi hewan ternak untuk mencegah penularan wabah penyakit. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa petugas kesehatan hewan menangani secara langsung jika ada pelaporan kejadian hewan ternak yang sakit. Peserta juga menyatakan perlunya sosialisasi, edukasi, dan bimbingan terkait penyakit hewan, penerapan biosekuriti, pelatihan manajemen kesehatan ternak, serta dukungan pemeriksaan kesehatan hewan dan pengobatan nya.