Mengukur Dampak Implementasi Sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit (SISKA)

Dokumen artikel lengkap dapat diakses¬†disini.   Rekomendasi teknis untuk mengukur dampak integrasi sapi kelapa sawit dalam mendukung perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, sebagai berikut : Pengukuran Efisiensi Lahan: (a) Mengukur produktivitas lahan perkebunan kelapa sawit sebelum dan setelah implementasi integrasi sapi. (b) Menganalisis efisiensi penggunaan lahan dalam menghasilkan hasil pertanian dan peternakan. (c) Mengukur keuntungan ekonomi […]

MANAJEMEN PASTURA DI AREAL PERKEBUNAN SAWIT

Usaha perbanyakan populasi sapi nasional memerlukan ketersediaan lahan yang cukup agar bisa berjalan efisien dan ekonomis. Indonesia memiliki potensi perbanyakan populasi sapi nasional melalui integrasi sapi-sawit. Luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia adalah 14.23 juta hektar yang terdiri dari perkebunan rakyat (5.8 juta hektar), perkebunan negara (635 ribu hektar), dan perkebunan swasta (7.88 juta hektar). Industri kelapa sawit menghasilkan hasil samping yang dapat digunakan sebagai bahan pakan seperti bungkil inti sawit dan solid. Selain itu, dari lahan kebun dapat dihasilkan pelepah sawit dan biomassa vegetasi rumput antar tanaman kelapa sawit.